Select Your Language

English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
bisnis
Tampilkan postingan dengan label Sakti Alam Kerinci. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sakti Alam Kerinci. Tampilkan semua postingan

Tari Niti Naik Mahligai Pukau Warga Kalimantan Timur


Penampilan tarian Niti Naik Mahligai dari Kabupaten Kerinci, membius penonton Tenggarong, ibukota Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu malam.
   
"Luar biasa penampilan tarian dari Jambi. Unsur mistiknya kuat sekali," kata Hari, seorang warga Tenggarong Seberang yang menyaksikan pertunjukan.
   
Menurut dia, Niti Naik Mahligai yang disajikan oleh Sanggar Peduli Budaya Kerinci ini mewakili Jambi dalam Festival Gerak Nusantara, yang merupakan rangkaian kegiatan Pekan Nasional (Penas) ke-XIII Petani dan Nelayan.

.::Smadav 8.4 Pro With Key::.

Setelah lama ditunggu-tunggu oleh kita semua, akhirnya antivirus lokal kesayangan kita melakukan update juga. Kini smadav sudah menjadi versi Smadav 2011 Rev 8.4. Kira-kira, apa yah yang baru di Smadav 8.4 ini??

.::Kerinci vs Sarolangun berbagi angka::.

Kesebelasan Kerinci bermain draw melawan kesebelasan Sarolangun pada pertandingan grup B Gubernur Cup 2011, di Stadion Tri Lomba Juang (KONI), Sabtu (8/1). 

Sejak peluit  kick off  babak pertama kedua kesebelasan saling menyerang, beberapa peluang emas diciptakan oleh kesebelasan Kerinci. 
Alek pemain bernomor punggung 7 beberapa kali mengancam ke gawang Sarolangun yang dikawal Farid Al Husaini. Berkali-kali kali striker bertubuh kecil nan lincah ini lolos dari barisan bertahan Sarolangun dan melepaskan tembakan ke gawang Farid, sayang tembakannya  dimentahkan oleh Farid. 
Kesebelasan Sarolangun bukannya tanpa peluang melalui dua penyerangnya Acep Sobari dan Ricky Nurdiansyah anak-anak asuhan pelatih Anton Hermawan ini beberapa kali menciptakan

.::Tari Asyik Niti Naik Mahligai di Bumi Sakti Alam Kerinci::.

Kabupaten Kerinci yang berada di propinsi Jambi, terkenal dengan keindahan alam dan budayanya. Selain daerah yang sejuk, kabupaten Kerinci juga memiliki seni budaya yang unik dan menarik, salah satunya adalah seni tari. Seni tari yang berkembang di daerah ini sebagian besar merupakan peninggalan tradisi pada zaman nenek moyang, yang tentunya masih berkembang sampai saat ini. Seni tari tersebut diantaranya: tari Rangguk, Sikapur Sirih, Asyek, Iyo-Iyo, Rentak Kudo dan masih banyak lagi. Di samping itu, terdapat juga tari kreasi baru yang berkembang di daerah ini. Hal ini dapat dilihat banyaknya seniman baru yang

Gunung Kerinci Boleh Didaki Malam Tahun Baru 2011

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci Arlis Harun memastikan pecinta alam boleh merayakan malam pergantian tahun. Larangan pendakian dari pemerintah setempat dicabut seiring menurunnya aktivitas kegempaan Kerinci.

"Kini bagi pecinta alam dan pedaki gunung yang ingin merayakan malam pergantian tahun baru 2011 di puncak gunung tersebut diizinkan," terang Arlis, Senin (20/12).

PEMKAB KERINCI AKAN PATENKAN TARI NITI NAIK MAHLIGAI

Pemerintah Kabupaten Kerinci, Jambi, akan mengusulkan hak paten tarian Niti Naik Mahligai Kaco yang berasal dari daerah itu, kata Bupati Kerinci, Murasman, di Jambi, Selasa (12/10/2010).
Tarian Naik Mahligai Kaco, menggambarkan suatu acara puncak penobatan secara gaib pada seseorang yang memiliki ilmu kesaktian yang tinggi dan telah memenuhi syarat untuk mencapai ’sangkak’ tujuh.
Menurut toko adat setempat, dalam tarian yang bernuansa magis ini digambarkan penobatan yang dilaksanakan dengan upacara selama tujuh hari tujuh malam.

Danau Kaco Yang Bercahaya pada malam hari

Kerinci, wilayah kabupaten paling barat di Provinsi Jambi ini dianugerahi dengan keindahan alam yang tiada duanya. Tidak salah jika Kabupaten Kerinci diberi gelar Bumi Segepal Tanah Surga yang Tercampak ke Bumi.

Satu di antara keindahan alam yang dimiliki Kabupaten Kerinci adalah Danau Kaco, yang terletak dalam Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Danau yang memiliki luas sekitar 30 x 30 meter ini memiliki kedalaman yang masih menjadi misteri.


Sejarah dan Geografi Kabupaten Kerinci


Menurut Tambo Alam Minang Kabau, Rantau Daerah Pantai Barat (Pasisie Barek) di dalam Kerajaan Minang Kabau Alam meliputi wilayah sepanjang pantai barat Sumatera bagian tengah dari Sikilang Air Bangis, hatiku Pariaman, Padang, Bandar Sepuluh, Air Haji, Inderapura, Muko-Muko (Bengkulu) dan Kerinci. Jadi daerah Kerinci Minang Kabau
Pada waktu Indonesia merdeka, Sumatra, pusat mulai terpecah menjadi 3 propinsi:

Kapak Batu Berusia 10 ribu tahun

JIKA sudah jatuh cinta, maka harta dan benda tidak lagi dihitung berapa nilainya. Hal itulah yang dirasakan oleh Iskandar Zakaria, seorang kolektor yang juga merupakan budayawan kawakan yang ada di Kerinci. Ia rela menghabiskan sebagian besar gaji dan uang pensiunnya, hanya sekadar untuk mengumpulkan barang antik kesukaannya.

Hobi ini mulai digelutinya sejak tahun 1970, saat ia masih menjabat sebagai Kepala Kebudayaan Kabupaten Kerinci. Koleksi pertamanya saat itu adalah dua mangkuk kuno, peninggalan nenek moyang warga Kerinci.

Air Terjun Telun Berasap


Kerinci terkenal kaya akan objek wisata alam. Salah satunya adalah Air Terjun Telun Berasap. Selain memberikan kesejukan, Air Terjun Telun Berasap juga memiliki cerita unik yang belum terpecahkan.
SUARA gemuruh air yang terhempas ke batu terdengar nyaring ketika sampai di kawasan perbatasan Kabupaten Solok, Sumatera Barat dengan Desa Telun Berasap, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci.

Kepenatan setelah menempuh perjalanan panjang sejauh 60 km dari pusat Kota Sungaipenuh, seakan terbayar dengan indahnya panorama alam di kawasan tersebut. Dari kejauhan terlihat jelas Gunung Kerinci yang menjulang tinggi, dan deretan gunung tujuh yang terlihat menantang.

Tak jauh dari jalan raya, terdapat Air Terjun Telun Berasap yang menjadi objek wisata unggulan Kabupaten Kerinci untuk menggaet wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Air terjun itu memiliki ketinggian sekitar 50 meter, bersumber dari air Danau Gunung Tujuh yang juga merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara.

Makanan Khas Kerinci

Makanan khas Kerinci yang paling terkenal adalah dendeng batokok. Dendeng daging lembu yang lembut karena digepok/tumbuk dengan batu hingga gepeng. Disajikan setelah dipanggang kembali dengan sambal merah nan pedas. Soal rasa, wah tak bisa saya gambarkan saat dagingnya masuk kedalam mulut. Hmmm. Apakah aksara dan angka bisa menjelaskan rasa nikmat?.

Dendeng ini akan paripurna kenikmatannya jika disantap dengan beras khas asal kerinci yang dinamakan Beras Payo Kerinci. 
 Biasanya, warung makan asal kerinci akan menulis “Beras Payo Kerinci” di muka warung untuk menyatakan bahwa mereka hanya menyajkan dendeng batokok dengan beras tersebut, bukan beras asalan. Ini mirip dengan Warung Padang yang menulis “Bareh Solok” yang artinya Beras Solok. Kalau Bareh Solok di Jakarta saya tidak tahu apa benar berasnya asli diimpor dari Solok sana. Soalnya, rasanya kagak ada bedanya sih dengan beras biasa. Padahal rasakan gak bisa bohong.

Beras Payo Kerinci adalah beras nikmat, terasa pulen dengan bulir beras besar-besar. Ini adalah bibit padi asli Kerinci. Usia jenis padi ini mungkin sudah lebih dari lima abad. Seperti laiknya padi asli Nusantara lainnya, usia tanam padi payo hingga panen memakan waktu lebih dari enam bulan.

Yang pasti, Beras Payo Kerinci dengan bulir padi yang besar-besar memang terasa nikmat berpadu dengan lauk-pauk asal kerinci khususnya dendeng batokok. Kalau anda berkunjung ke Jambi, jangan lupa mampirlah di Warung Makan Kerinci yang bertulis Beras Payo Kerinci.

Sedangkan Gulai Ikan Semah merupakan makanan khas Kerinci yang digemari oleh banyak masyarakat Kerinci. Populasi ikan Semah yang hanya hidup di sepanjang Sungai Batang Merangin dan Danau Kerinci ini terancam punah, karena selalu diburu oleh masyarakat. Saat berkunjung ke Kerinci hanya yang beruntung saja dapat menikmati kelezatan ikan ini.
Bagi pengunjung yang ingin merasakan hidangan Kerinci sambil menikmati keindahan Danau Kerinci dengan suasana rumah makan yang berbeda dapat mencoba rumah makan Bahun Basilo yang terletak di Desa Pulau Tengah Kecamatan Keliling Danau. Rumah makan ini merupakan rumah makan terapung dengan gaya lesehan.

Gunung Kerinci

Gunung Kerinci merupakan gunung berapi yang tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3800m dpl dan masih dalam keadaan aktif. Berada pada lintang 10°45,50' LS dan 1010°160' BT. Terletak di dua kabupaten yaitu Kerinci dan Sulak Deras. Dikaki gunung ini juga anda bisa temukan perkebunan teh yang terdapat di desa Kersik Tuo. Didesa Kersik Tuo ini banyak terdapat penginapan-penginapan yang diusahakan oleh penduduk setempat. Penduduk didesa Kersik Tuo ini mayoritas adalah suku Jawa yang sudah lama sekali tinggal disana, sejak jaman kolonial Belanda.

Gunung kerinci berada dibawah perlindungan Taman Nasioanal Kerinci Semblat. Pada areal hutan gunung ini kita masih bisa menjumpai harimau sumatera. Satu hal yang mesti di ingat, jika anda mendaki gunung ini, jangan bermalam atau mendirikan tenda di daerah selter I atau didaerah ketinggiannya dibawah 1500m dpl. Karena daerah ini merupakan habitatnya harimau sumatera dan tempat mereka berburu. Dan usahakan untuk tidak membawa makanan yang berbau anyir atau daging mentah.
Pemandangan dari puncak Kerinci sangat memukau, kita bisa melihat danau kerinci dan danau situjuh yang berada diatas puncak bukit situjuh, serta di bagian selatan terlihat Lubuk Gadang dan Muara Labuh. Sementara di arah barat terlihat samudera Hindia. sangat indah. Sewaktu web master high-camp.com mendaki gunung ini dan mendirikan tenda tepat di daera berpasir di bawah puncak (lihat photo) pemandangan yang lepas dimalam hari sangat memukau, tapi hati-hati karena anginnya lumayan kencang, tenda anda harus cukup kuat untuk camping didaerah ini. Beruntung sekali pada saat itu air bisa didapat, akan tetapi harus menyeberangi dua punggungan.

Info Penting Kabupaten Kerinci


MENCAPAI KABUPATEN KERINCI

Untuk mencapai Kabupaten Kerinci dapat dengan melalui beberapa jalur utama yaitu :

1. Padang - Muara Labuh - Sungai Penuh (249 Km)
2. Padang - Painan – Tapan – Sungai Panuh (277 Km)
3. Bukut Tinggi – Solok – Muaro Labuh – Sungai Penuh ( Km)
4. Jambi – bangko – Sungai Penuh (465 Km)
5. Kuala Tungkal – Jambi – Bangko – Sungai Penuh (726 Km)
6. Palembang – Jambi – Bangko – Sungai Penuh (726 Km)
7. Bengkulu – Tapan – Sungai Penuh (879 Km)

Mengenal Bumi Sakti Alam Kerinci

bumi sakti itu terletak di punnggung bukit barisan yaitu di lembah gunung kerinci. Kerinci itu lebih dikenal dg sebutan Bumi sakti alam kerinci. Hm….!!! sampai saat ini sayapun masih meraba - raba kenapa bisa disebut dg bumi sakti alam kerinci atau dg semboyan Kerinci Kota Sakti, mungkin di kerinci masih kental dengan suasana magisnya yg dibawa oleh kepercayaan nenek moyang yang sampai sekarang masih dipegang teguh oleh masyarakatnya sebagai wujud menghormati mereka sebagai anak cucunya. Secara administrasi kerinci merupakan nama sebuah kabupaten yang terletak paling barat propinsi jambi. Dengan puncak tertinggi Gunung kerinci yg juga merupakan Puncak tertinggi di sumatra.

Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)


Taman Nasional Kerinci Seblat terletak di 4 wilayah propinsi yaitu Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu dan Sumatera Selatan. Sebagian besar kawasan taman nasional ini merupakan rangkaian pegunungan Bukit Barisan Selatan di Pulau Sumatera bagian tengah. Secara geografi Taman Nasional Kerinci Seblat terletak pada 100°31'18" - 102°44' Lintang Timur dan 17'13" - 326'14" Lintang Selatan. Luas Taman Nasional Kerinci Seblat (hasil tata batas) ditetapkan seluas 1.368.000 Ha dengan perincian:

* seluas 353.780 Ha (25,86%) terletak di Propinsi Sumatera Barat;
* seluas 422.190 Ha (30,86%) terletak di Propinsi Jambi;
* seluas 310.910 Ha (22,73%) terletak di Propinsi Bengkulu; dan
* seluas 281.120 Ha (20,55%) terletak di Propinsi Sumatera Selatan.

FESTIVAL DANAU KERINCI


Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci (FMPDK)bertujuan untuk menjaring wisatawan baik dalam dan luar negri berkunjung ke Kerinci, sebagai daerah objek wisata andalan di Provinsi Jambi.

FMPDK yang insya allah dijadwalkan dilakukan akhir bulan tepatnya tanggal 27-31 oktober 2010 ini akan menyajikan berbagai budaya masyarakat Kabupaten Kerinci, seperti tari-tarian, pesta adat, lomba berburu, memancing dan lainnya.

Acara FMPDK itu berlangsung di pinggiran Danau Kerinci yang pesertanya berasal dari desa dan kecamatan se-Kabupaten Kerinci dengan menghadiri tamu undangan dari pusat dan negara tetangga.


"Kita berharap FMPDK tersebut dapat menumbuhkan sektor pariwisata di Kabupaten Kerinci yang merupakan andalan Provinsi Jambi, tidak saja kaya budaya, namun juga objek wisata alamnya," kata Amri Swarta.

info kontak :
Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci, Jl. Doponegoro No.01 Telp. (0748) 324070 atau
Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci dengan
Bapak Arlis Harun Kepala Dinas HP +628127351665